
Good morning young millionaires! Kali ini saya mau berbagi lagi nih, ada kultwit dari @Strategi_Bisnis ngebahas tentang pertumbuhan millionare di dunia. Ternyata orang indonesia paling cepet dalam pertumbuhan millionare di banding USA. Mau tau langsung aja simak artikel di bawah ini :
Survei DBS Bank menyajikan data yg lumayan nendang : pertumbuhan jumlah milioner di indonesia termasuk yg tertinggi di dunia. Setahun terakhir pertumbuhan jumlah milioner indonesia adlh 22%, melampaui pertumbuhan milioner India (17%) dan China (8%).Definisi resmi milioner : jumlah kekayaan diatas Rp 10M, diluar nilai rumah utama sbg tempat tinggal.
Dlm ilmu perencanaan keuangan, istilah baku milioner itu adlh HNWI – high net worth individual. Sejumlah studi empirik jg menyebut mayoritas milioner adlh pemilik bisnis, entrepreneur.Dlm buku the millionaire next door, ditulis mayoritas milioner di amerika adlh pemilik bisnis. Lebih khusus lagi : pemilik UKM.
Mayoritas milioner di amerika bukan nama2 populer spt bill gates, mark zuckerberg atau oprah winfrey. Bukan. Mayoritas milioner usa adlh pemilik usaha menengah, yg humble, “tetangga sebelah”, yg kaya krn bisnisnya jalan terus.Hal yg sama trjadi di indonesia. Pertumbuhan jmlah milioner di tanah air yg 22% itu mncengangkan. Jauh lbh tinggi dibanding economic growth.
Mayoritas milioner baru itu adlh new entrepreneurs : mereka yg sukses krn merintis bisnis sendiri. Dan membesarkannya. Para milioner baru itu mungkin nama2 spt jason lamuda. Anak muda pendiri berrybenka Omzet Rp 100M. Atau nama spt Natalie Ardianto, pendiri Tiket.com Baru 3 tahun, omzet sudah tembus Rp 600M. Atau mungkin ratusan anak muda di jogja dan surabaya yg bisa dapat pendapatan google adsense hingga USD 10 ribu/bulan.
Mendirikan dan mengelola bisnis sendiri mungkn memang jalan paling ampuh untk menjadi milioner. Sejarah dan pengalaman sudah membuktikannya.”Gaji” mungkn instrumen investasi yg kurang atraktif. Laju kenaikan selalu kalah dg inflasi. Dan butuh waktu selama2nya untk jd milioner.Dan bahkan gaji dirut pertamina yg Rp 200 juta/bulan mungkn masih kalah dh penghasilan pedagang kain di pasar tanah abang.
Sosok spt Jason Lamuda, Natalie Ardianto, Hendy “Kebab” Setiono, Mas Mono, adlh contoh figur milioner muda yg kaya krn usaha sendiri. Nama2 spt mereka yg membuat pertumbuhan jumlah milioner Indonesia (22%) termasuk yg tertinggi di dunia. Mungkin sosok2 entrepreneurs muda yg disebut tadi punya “millionaire mindset”. Abundance mindset. Pola pikir berkelimpahan.
Merintis bisnis sendiri, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi bangsa. Ini adlh mindset sejati calon milioner masa depan. Pertumbuhan jumlah milioner di tanah air akan terus melesat. Mudah2an kelak anda menjadi salah satu dari angka statistik pertumbuhan itu. Menjadi milioner bukan sekedar demi uang. Namun demi menebar berkah ekonomi bagi sesama. Menebar value added bagi kemajuan bangsa.